Kisah Nabi Adam, Bumi yang Menolak Diambil Tanahnya

- 17 September 2020, 06:30 WIB
ILUSTRASI padang pasir.* /Pixabay/jpeter2/

SPORTALIGA - Nabi Adam adalah manusia pertama yang diciptakan langsung oleh Allah. Bahannya terbuat dari berbagai macam tanah yang ada di bumi. Sehingga, darisanalah lahir keturunan yang berbeda watak serta warna kulit, seperti sekarang ini.

Ibnu Katsir, dalam al-Bidayah wa an-Nihayah, menjelaskan secara rinci tanah yang digunakan oleh Allah untuk menciptakan Nabi Adam. Allah Menyuruh Malaikat untuk mengambil tanah-tanah tersebut.

Lebih lanjut Ibnu Katsir menjelaskan kisah bumi yang tidak mau memberikan tanahnya. Pada awalnya Allah memerintahkan malaikat Jibril untuk mengambil tanahnya, namun bumi tidak mau tanahnya diambil. Bahkan, bumi bersumpah dengan nama Allah tidak rela menyerahkannya.

Baca Juga: Kisah Nabi Adam, Proses Penciptaan hingga Ukuran Fisiknya

Hal tersebut terjadi, karena kebimbangan seperti yang khawatirkan oleh Malaikat, pada saat Allah memberi kabar akan menciptakan khalifah di muka bumi. Dialog antara Allah dan Malaikat mengenai hal tersebut dapat kita lihat di dalam surat Al-Baqarah ayat 30.

"Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat, 'Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi.' Mereka berkata, 'Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan menyucikan Engkau!' Tuhan berfirman, "Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kalian ketahui."

Akhirnya malaikat Jibril kembali setelah mendengar sumpah Bumi. Lalu Allah mengutus malaikat Mikail, kemudian Israfil, kedua Malaikat itu pun tidak berhasil. Kemudian Allah memerintahkan malaikat Izrail turun ke Bumi dan disuruh mengatakan bahwa kedatangannya atas perintah Allah.

Malaikat Izrail pun turun ke Bumi, kemudian mengatakan kedatangannya atas perintah Allah dan memberi amanat kepada bumi untuk tidak membantah, yang bisa dapat membuatnya Bumi durhaka kepada Allah.

Tanah yang Digunakan untuk Menciptakan Nabi Adam AS.

Halaman:

Editor: Deli Luthfi Rahman

Sumber: Berbagai Sumber


Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X